Yuk NYONTRENG…

 

yuk contreng.

Istilah nyontreng masih asing buat kita pada pemilu kali ini karena kita terbiasa dengan istilah nyoblos…Pada tanggal 9 April 2009 kemarin, Indonesia mengadakan PEMILU (Pemilihan Umum), pada pemilu tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. PEMILU tahun lalu yaitu kita harus mencoblos salah satu partai politik saja dan juga ukuran kertas suaranya kecil, sedangkan PEMILU tahun 2009 ini tidak lagi mencoblos tetapi mencontreng, kertas suaranya berukuran sangat besar yaitu untuk surat suara DPR, DPRD Kab, DPR Prov (54×84 cm), DPD (54×53 cm), dan kita ditutut untuk mencontreng 4 suara yaitu untuk memilih DPR (warna kartu suara Kuning), DPD (warna kartu suara Merah), DPR Provinsi (warna kartu suara Biru), dan DPRD KAB (warna kartu suara Hijau). Dengan adanya 4 kartu suara setiap pemilih membutuhkan waktu sekitar 3 menit, bahkan untuk orang yang sudah tua membutuhkan waktu yang cukup banyak yaitu 7-10 menit itu dikarenakan besarnya surat suara dan kesulitan para peserta pemilu dalam melipat surat suara kembali. Pada tiap TPS memiliki keunikan tersendiri, pada daerah Jogyakarta petugas TPS mengunakan seragam keraton, didaerah madura ada juga TPS yang mengunakan pakaian adat, didarerah Jakarja mengunakan seragam betawi, dan di Jawa tengah seperti di Semarang ini ada TPS yangmengunakan seragam kebaya, dan masih banyak keunikan dalam tempat TPS kali ini. Itu semua dilakukan untuk menarik simpati para peserta pemilu agar pemilu tahun ini tidak banyak yang GOLPUT alis tidak mengunakan hak pilihnya denan baik. Dalam selebaran yang diberikan oleh pihak KPU setempat tercantum kalimat “ SATU MENIT DI TPS, MENENTUKAN LIMA TAHUN NASIB BANGSA”. Kalimat tersebut memang benar. Semoga para anggota legislatif yang terpilih dalam pemilu 2009 ini dapat bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawab yang telah dibebankan olehnya dan bukan Cuma janji manis belaka, dan bersih dari segala bentuk korupsi. AMIN.